Thursday, August 24, 2017

Android Studio dan Android OS

Seputar Android

Android merupakan OS ( sistem operasi ) untuk mobile phone yang berbasis linux sebagai kernelnya, era saat ini mobile phone yang beristem operasi android menjadi salah satu mobile phone yang sangat di minati selain produk Apple / Iphone. Android merupakan open source platfrom seperti halnya linux agar para pengembang bisa menciptakan aplikasi sendiri
selain itu Android merupakan platfrom yang sangat lengkap baik pada sistem operasinya, aplikasi, tools untuk mengembangkan sistemnya dan market aplikasi Android. Di pasar global mobile phone yang sistem operasi android terbilang sangat murah dan aplikasi yang di pakai di mobile phone itu bisa di download secara gratis. Pada saat perilisan Andorid di tanggal 5 November 2007, Android bersama Open Handset Alliance  menyatakan mendukung pengembangan opern source pada perangkat mobile.

Dilain pihak, Google merilis kode-kode Android di bawah lesensi Apache, sebuah liesensi perangkat lunak dan opern platfrom perangkat seluler. Ada dua jenis distributor sistem operasi Android, yang pertama yaitu mendapat dukungan dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua yaitu yang benar-benar besar distribusinya tanpa dukungan langusng Google atu dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).  https://id.wikipedia.org/wiki/Android_(sistem_operasi)
android-logo
source : prefik.com

Android Studio

Pada pengembangan aplikasi Andorid maka memerlukan tools yaitu Android studio, Andorid studio adalah sebuah Integrated Development  Environment (IDE) untuk Platform Android. Android Studio merupakan lingkungan pengembangan Android baru berdasarkan IntelliJ IDEA mirip dengan Eclipse dengan ADT Plugin, Android Studio menyediakan alat pengembang terintegrasi untuk pengembangan dan debugging dan ini sudah bisa di download  untuk OS Windows, Mac  OS X dan linux.
Android Studio menawarkan:
  • Berbasis Gradle.
  • Android-spesifik refactoring dan perbaikan yang cepat.
  • Alat Lint untuk menangkap kinerja, kegunaan, versi kompatibilitas dan masalah lainnya.
  • ProGuard dan app-signature.
  • Wizard untuk design dan membuat komponen-komponen umum Sebuah layout editor yang memungkinkan untuk drag-and-drop komponen UI, pratinjau layout pada beberapa konfigurasi layar, dan banyak lagi.
  • Built-in dukungan untuk Google Cloud platform , sehingga mudah untuk mengintegrasikan Google Cloud Messaging dan App Engine sebagai komponen server-side.
Adapun persyaratan sistem untuk pengisntalan Android studio yaitu sebagai berikut :
Windows
  • Microsoft Windows 7/8/Vista/2003 (Sistem 32 bit / 64 bit)
  • RAM minimum 2GB, Rekomendasi 4GB
  • Disk Kosong 500MB
  • Mepunyai disk kosong pada harddisk sekurang-kurangnya 16GB untuk Andorid SDK, Emulator system images dan caches.
  • Java Deplovment Kit (JDK) 7 atau yang terbaru
  • Resolusi minimum 1280 x 800

OS X
  • Mac OS X 10.8.5 atau yang lebih tinggi, up to 10  to up  10.10.1 up 10.10.2 (yosemite).
  • RAM minimum 2GB, Rekomendasi 4GB
  • Disk kosng 500MB
  • Mepunyai disk kosong pada harddisk sekurang-kurangnya 16GB untuk Andorid SDK, Emulator system images dan caches.
  • Java Deplovment Kit (JDK) 7 atau yang terbaru
  • Resolusi minimum 1280 x 800

GNU/LINUX
  • GNOME atau KDE atau Unity Destkop pada Ubuntu  atau Fedora
  • RAM minimum 2GB, Rekomendasi 4GB
  • Disk kosng 500MB
  • Mepunyai disk kosong pada harddisk sekurang-kurangnya 16GB untuk Andorid SDK, Emulator system images dan caches.
  • Java Deplovment Kit (JDK) 7 atau yang terbaru
  • Resolusi minimum 1280 x 800
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner